Tampilkan postingan dengan label militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label militer. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2011

TNI Siap Produksi 1000 Roket untuk Pertahanan

7wolu.blogspot.com

Dalam rangka mendukung revitalisasi industri pertahanan serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan, Kementerian Pertahanan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) tentang pengkajian dan pengembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara.

Dalam nota kesepakatan tersebut Kemhan dan BPPT sepakat untuk melaksanakan kerjasama antar kedua pihak dan bertujuan melaksanakan kerjasama pengkajian, penerapan, dan pengembangan teknologi untuk mendukung pertahanan negara.

“Tujuanya untuk membangun sinergitas dalam kerjasama Menhan dan Ristek serta memberikan payung hukum bagi kerjasama ini dan perdagangan ke depan. Karena dalam pembangunan alutista kita perlu payung hukum,“ kata Menhan, Purnomo Yusgiantoro.

Selain itu, dalam kerjasama ini juga untuk memanfaatkan BPPT di dalam pembangunan teknologi alutista. “Kita kemarin di Baturaja melakukan uji coba untuk roket R 122 hasil kerjasama dengan BPPT dan Balitbang dan itu berhasil," tutur Purnomo.

Untuk itu, dalam kabinet Indonesia Bersatu II, Kemhan dan Kemenristek sepakat memproduksi 1000 roket tahun 2011-2014 sebagai senjata Artileri Indonesia. "Untuk multiple launch, diluncurkan bersama-sama dengan jarak 15 kilometer. Seribu roket untuk 4 tahun artinya setiap tahun produksi 250 roket," tandasnya.

source
Read More >>

Sabtu, 19 Maret 2011

Inilah Calon Pesaing F-22 Raptor Stealth Fighter

Pesawat Tempur Generasi ke-5 [fifth generation fighter aircraft], dibawah ini adalah beberapa diantaranya: Mitsubishi ATD-X [Jepang], Shanyang J-XX [Cina], Sukhoi PAK-FA [Russia].

Mitshubishi ATD-X [Jepang]
Jepang, yang ingin menggantikan armada tempur udara-nya yang sudah tua, kemudian membuat tawaran ke Washington mengenai kemungkinan membeli pesawat tempur F-22 Stealth Fighter. Namun kongres AS melarang pemerintah untuk menjual pesawat F-22 ini dalam upaya untuk menjaga kerahasiaan teknologinya terhadap bangsa luar.



Jepang akhirnya memutuskan untuk mengembangkan sendiri Pesawat tempur generasi-5 [fifth generation fighter aircraft]. Proyeknya dimulai sekitar 2005 dengan kode ATD-X, yang merupakan singkatan dari 'Advanced Technology Demonstrator - X'. Prototipe-nya dikembangkan oleh TRDI [Japanese Ministry of Defense Technical Research and Development Institute] dengan kontraktor utama, Mitsubishi Heavy Industries. Pada 2006 model experimental dengan skala 1/5 dari bentuk aslinya berhasil mengudara. Laporan dari jepang, menyebutkan bahwa Lockhead Martin, pengembang persenjataan AS kemungkinan juga terlibat dalam proyek multi-billion Yen dan diharapkan prototipe pertamanya bisa mengudara pada tahun 2014.
Features-nya antara lain :3D thrust vectoring capability
Fly-by-Optics with immunitu to electromagnetic disturbance
Active Electronically Scanned Array [AESA] called 'Multifunction RF Sensor' for Radar
Electronics Countermeasures [ECM], Electronic Support Measures [ESM]
Microwave Weapon Functions
Self Repairing Flight Control Capability
Advanced Camouflage

Sumber=  http://en.wikipedia.org/wiki/Mitsubishi_ATD-X


Shenyang J-XX [Cina]
Pesawat tempur generasi ke-5 dari cina ini termasuk misterius, nama kodenya saja belum diketahui secara pasti, apakah J-XX, J-X atau XXJ. Nama ini sendiri diberikan oleh badan-badan Intelejen Eropa dan AS untuk mendeskripsikan program 'fifth generation fighter aircraft' yang dikembangkan oleh Cina.

Pada tahun 2009 dalam suatu wawancara di Televisi, wakil komandan 'People's Liberation Army Air Force' [angkatan udara Cina], He Weirong, tidak membantah bahwa Cina memang sedang mengembangkan program-program untuk pesawat tempur masa depannya bersama Chengdu Aircraft Corporation dan Shenyang Aircraft Corporation yang akan diproduksi sekitar 2017 - 2019.



Badan Pertahanan Amerika sendiri yakin bahwa pesawat yang dimaksud adalah J-XX. Mereka percaya bahwa Cina memiliki sumber daya, data dan teknologi yang dibutuhkan untuk membangunnya, namun ragu apakah cina memiliki pengetahuan yang cukup diarea tersebut [system engineering, integration dan production proses] untuk membangun pesawat yang dapat menandingi desain dan produksi pesawat2 tempur generasi ke-5 AS.

Konsep desain J-XX sebagai pesawat tempur generasi ke-5 meliputi: stealth, supercruise, super-manuverability, short take-off, abbreviated "4S"

Sumber= http://en.wikipedia.org/wiki/Shenyang_J-XX


Sukhoi PAK FA [Rusia]
PAK-FA adalah singkatan dari 'Perspektivny aviatsionny kompleks frontovoy aviatsii' atau dalam bahasa inggrisnya : Future Frontline Aircraft System. Adalah pesawat tempur generasi ke-5 yang dikembangkan oleh Sukhoi OKB untuk Angkatan Udara Rusia. Prototipenya yang sekarang adalah dengan kode T-50.



PAK-FA ini bertujuan untuk menggantikan armada MiG-20 Fulcrum dan Su-27 Flanker. Desain pesawat tempur ini sendiri secara langsung untuk menandingi F-22 Raptor dan F-35 Lightning II, dari AS. Penerbangan pertamanya dilakukan pada 29 Januari 2010, penerbangan kedua pada 6 Februari, dan yang ketiga pada tanggal 12 Februari. Sampai akhir Juni 2010, ia telah melakukan total penerbangan 16 kali.



Informasi fiturnya menurut Russian Air Force and Defense Ministry meliputi : stealthy, supercruise, dilengkapi dengan misil air-to-air, air-to-surface, air-to-ship. AESA radar dengan 1500 elemen array, dan mengintegrasikan 'artificial intellegence'. Data yang ditangkap oleh radar pesawat ini, bisa langsung dishare dengan pesawat tempur lainnya. Menggunakan 3D thrust vectoring engines, body titanium alloy. Desain pesawat ini dirancang lebih 'maneuverable' dari F-22 Raptor dengan biaya produksi yang jauh lebih murah.

sumber= http://en.wikipedia.org/wiki/PAK_FA
Read More >>

Militer Iran Ciptakan Teknologi Piring Terbang

Ilmuwan Iran mengklaim menciptakan piring terbang pertama, meskipun belum jelas seberapa tinggi objek itu mampu terbang, Media menyebut pesawat itu mirip UFO.

Piring terbang bernama Zohal yang berarti Saturnus itu merupakan pesawat ruang angkasa tak berawak yang dirancang untuk pencitraan udara.



Namun, berdasarkan keterangan Daily Mail, objek itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai misi yang tidak disebutkan terperinci. Kantor media Fars menggambarkan piring terbang itu mirip UFO di film Hollywood pada1950-an.

“Alat transportasi yang mudah diluncurkan dan terbang, sedikit bunyi dan memiliki keuntungan yang sama dengan pesawat lain,” tulis laporan ISNA (Iran’s Student’s News Agency).

Perangkat itu dilengkapi autopilot, pengatur stabilitas gambar, GPS dan alat perekam kualitas HD. Program luar angkasa Iran yang ambisius tampaknya menjadi peringatan bagi dunia Barat, karena pada waktu yang sama, teknologi misil yang digunakan untuk program luar angkasa sama dengan teknologi membangun rudal balistik antarbenua.

Tahun lalu, Iran mengumumkan kesuksesan mereka berhasil mengirim tikus, kura-kura dan cacing ke luar angkasa. Mereka berambisi mengirim manusia ke antariksa, sembilan tahun mendatang.

source
Read More >>

Senin, 14 Maret 2011

Inilah Fakta Mengejutkan tentang Pertumbuhan Militer China



Awal Desember lalu, China membangun kapal induk pertamanya. Sepekan kemudian rudal antikapal induk telah dirakit. Sedangkan Januari 2011, China sudah memiliki pesawat tempur siluman baru. Wow!

Anggaran pertahanan China dinaikkan 12,7% tahun ini, dari peningkatan 7,5% pada 2010. Anggaran ini kembali ke pertumbuhan dua digit, sebelum resesi. Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran atas niat di balik ambisi pengembangan militer di negeri Tirai Bambu tersebut.

Anggaran militer akan naik ke 67,6 miliar yuan (US$ 10,31 miliar) tahun ini daripada 2010, dengan total pengeluaran mencapai 601,1 miliar yuan, atau 6% dari total pengeluaran pemerintah.

Li Zhaoxing, juru bicara Kongres Rakyat Nasional mengatakan, China berkomitmen membangun secara damai serta membentuk kebijakan pertahanan nasional yang defensif secara alami, “Sebagian besar dari belanja akan dialokasikan ke peralatan, pelatihan, personel dan perbaikan fasilitas umum untuk prajurit,” katanya.

Menurutnya, pemerintah selalu berusaha membatasi pengeluaran militer dan telah menetapkan anggaran pertahanan pada tingkat wajar, “Hal ini untuk memastikan keseimbangan antara pertahanan nasional dan pembangunan ekonomi," ujar Li.

Sementara PM Wen Jiabao mengatakan militerisasi ini untuk keperluan pertahanan. “Ini cukup untuk menakut-nakuti negara tetangga, seperti India, yang akan meningkatkan belanja militernya sebesar 12%,” ucapnya.

China memiliki militer terbesar dunia, dengan 2,3 juta personel aktif dan 1,2 juta personel cadangan. Sementara Amerika memiliki jumlah personel aktif dan cadangan di bawah 3 juta orang. Meskipun Beijing menghabiskan biaya pertahanan jauh lebih kecil dari Washington, militer China tidak melakukan aksi militer skala internasional, hanya berkembang di negara sendiri.

Untuk kekuatan darat, China memiliki 1,9 juta personel, 14 ribu tank, 14.500 satuan artileri dan 453 helikopter. Sedangkan untuk kekuatan udara, China memiliki 470 ribu personel, 2.556 pesawat tempur, 400 jet penyerang daratan (ground attack).

Untuk kekuatan laut, China memiliki 250 ribu personel, 66 kapal selam, 27 kapal perusak, dan 52 pergat (frigate). Sementara di gudang senjata, China memiliki 100 ribu personel, 140 rudal nuklir, 1.000 antirudal.

China memiliki senjata Dong Feng 21D, rudal darat yang mampu mencapai sebuah kapal induk sejauh 2.000 mil di lepas pantai. Selain membeli hak lisensi dan mereproduksi jet tempur Sukhoi-27 dari Uni Soviet, setelah keruntuhannya.

Pada 2020 China diperkirakan akan memiliki beberapa armada kapal induk, menyesuaikan dengan kekuatan angkatan lautnya yang besar. Tahun ini armada pertamanya akan teralisasi.

Dengan pesatnya perkembangan militer China, tak heran bila para pejabat Pentagon percaya bahwa China telah diam-diam membangun pangkalan di pulau Hainan, yang mampu menampung hingga 20 kapal selam nuklir.

China kini juga telah mengembang-ujikan pertama jet tempur siluman, J 20. Adapun AS adalah satu-satunya negara lain di dunia yang memiliki pesawat tempur siluman. China sadar tidak bisa menang dalam perang konvensional terhadap AS, tetapi beberapa pihak mengetahui bahwa program perang cyber dapat memperkuat posisinya.

China mengatakan menghabiskan US$ 98,8 miliar untuk militer pada 2009. Peningkatan persentase belanja militer ini di bawah kenaikan rata-rata tahunan pada tahun-tahun menjelang 2010, ketika naik 19% per tahun. Namun, para ahli di AS dan negara lain mengatakan bahwa angka yang dipublikasikan lebih kecil dari anggaran belanja militer China sebenarnya.

source: http://unik.bloggermu.com/2011/03/fakta-tentang-pertumbuhan-militer-china.html
Read More >>

Senin, 21 Februari 2011

Pemerintah Lalai, File Rahasia Militer Indonesia Dicuri Agen Internasional

Tiga pencuri dilaporkan telah masuk ke sebuah kamar hotel VIP di Seoul, Korea Selatan, dan mengambil file-file dokumen rahasia milik delegasi Indonesia, awal pekan ini. File tersebut berisi rahasia tentang program-program kerja sama pertahanan antara Seoul dan Jakarta.

Untuk diketahui delegasi Indonesia dipimpin oleh Menko Perekonomian Hatta Radjasa. Rombongan tiba di Seoul Selasa 15 Februari 2011 sebagai utusan presiden. Demikian dilaporkan Korea Times.co.kr, Jumat (18/2/2011).


Sponsored link




Informasi yang dihimpun dan mengutip sumber-sumber di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan dan pejabat polisi, stasiun televisi SBS melaporkan bahwa penyusup, yang terdiri dari dua pria dan seorang wanita diduga berasal dari Asia, berhasil mengunduh file rahasia dari beberapa komputer laptop delegasi ke flash memori USB.

File-file berisi rahasia pertahanan atas, termasuk rencana pembelian pesawat tempur T-50 Korea Selatan.

Selama tiga hari di Korea Selatan, delegasi bertemu dengan pejabat Korea Selatan untuk membahas peningkatan hubungan ekonomi bilateral.

Polisi menduga para pencuri tersebut adalah bisa menjadi anggota agen senjata internasional atau mata-mata profesional.

source
Read More >>

Inilah Robot Burung Mata-mata Buatan Pentagon, Sekecil dan Selincah Burung Asli


Lembaga Pertahanan AS di Pentagon mengembangkan sebuah robot mini yang bisa terbang untuk kegiatan mata-mata. Bentuknya mirip burung kolibri lengkap dengan sayapnya yang mengepak saat terbang sesuai namanya Nano Hummingbird.

"Keberhasilan program ini membuka jalan bagi wahana terbang generasi baru dengan kemampuan dan bentuk menyerupai burung berukuran kecil," kata Todd Hlton, manajer program Hummingbird di Pentagon, seperti dilansir situs web Los Angeles Times, belum lama ini.


Sponsored link




Dengan bentuk yang seperti burung dan berukuran kecil, robot tersebut bisa melakukan manuver lebih lincah, bahkan mungkin menerobos jendela atau bertengger di kawat listrik. Bisa terbang vertikal, ke kanan, ke kiri, maju, dan mundur. Robot tersebut bisa terbang hingga kecepatan 17 kilometer per jam. Dirancang sebagai robot mata-mata, badannya dilengkapi kamera untuk merekam suasana sekitar.

Bentangan sayapnya hanya 6,5 inci atau sekitar 18 cm dan beratnya cuma 19 gram atau lebih ringan dari sebuah baterai standar AA. Seringan itu sudah dengan mesin motor penggerak, sistem komunikasi, dan kamera video.

Riset pembuatan robot tersebut menghabiskan waktu lima tahun sejak tahun 2006 dan dana sebesar 4 juta dollar AS. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), yang merupakan lembaga riset pertahanan milik Departemen Pertahanan AS, menggandeng Monrovia dan AeroVironment Inc.

source
Read More >>